KEDIRI – Guna menjaga keberlangsungan roda organisasi dan melahirkan nakhoda baru, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Abraham sukses menyelenggarakan Rapat Tahunan Anggota Rayon (RTAR) XXVII. Agenda sakral tersebut berlangsung selama dua hari satu malam, mulai Sabtu hingga Minggu (13–14 Juni 2026), bertempat di Masjid Joglo Rahmatan Wa Salaman, Jl. Argowilis, Kedak, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri.
Dengan mengusung tema "Dari Evaluasi Menuju Regenerasi: Konsolidasi Kader Sebagai Pondasi Organisasi", acara ini digelar dari kesadaran bahwa PMII merupakan organisasi kader dinamis yang keberlangsungannya ditentukan oleh kesiapan menyongsong masa depan. Langkah regenerasi ini dinilai vital untuk memutus kejenuhan organisatoris sekaligus menghadirkan gagasan segar yang adaptif terhadap tantangan sosiologis maupun akademis mahasiswa masa kini.
Ketua Rayon PMII Abraham, Mutohir Hamid, menyampaikan bahwa agenda tahunan ini diikuti oleh seluruh anggota dan pengurus rayon. Pelaksanaan kegiatan ini digawangi oleh Ahmad Bahauddin Luthfi selaku Ketua Steering Committee (SC) bersama Sekretaris SC Muhammad Alifu Daffaa, serta Teti selaku Ketua Pelaksana dari jajaran Organizing Committee (OC) yang dibantu oleh puluhan panitia lintas divisi.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan peluncuran (launching) buletin resmi, diikuti dengan kontrak forum. Masuk pada agenda inti, forum melewati enam tahapan persidangan formal secara maraton, mulai dari pembahasan manual acara dan tata tertib, sidang komisi, hingga Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus. Puncaknya terjadi pada Sidang VI, yakni proses pemilihan Ketua Rayon baru beserta tim formatur yang akan memimpin kepengurusan satu periode ke depan.
Melalui forum tertinggi tingkat rayon ini, terdapat empat tujuan utama yang ingin dicapai, yaitu mewujudkan PMII Rayon Abraham yang berdikari secara ekonomi, merekonstruksi gerakan yang relevan, meminimalkan kesalahpahaman (miscommunication) di internal, serta membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.
Respons positif dan dukungan penuh, baik secara moril maupun materil, mengalir dari berbagai pihak termasuk para alumni PMII Abraham. Forum ini dipandang sebagai langkah strategis untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya sekaligus menyambut kepemimpinan baru secara sehat demi masa depan organisasi yang lebih adaptif.
Pasca-gelaran RTAR XXVII ini, PMII Rayon Abraham berharap dapat segera merealisasikan pembentukan Ekonomi Kreatif (EKRAF) rayon, mengoptimalkan media digital untuk komunikasi publik, serta mempererat solidaritas antar anggota. Di samping itu, esensi utama dari kegiatan ini adalah tertanamnya Nilai Dasar Pergerakan (NDP) PMII pada setiap diri kader dalam berinteraksi dengan pihak internal maupun eksternal. (MBL)
Penulis : Muhammad Bahaudin Lutfi
Editor: Hafida Hakimatul Khoiriyah


0 Komentar