Aku sering chat di grup itu berupa kata "aku dimana?
Orang2 tertawa, karna aku orang nya suka guyon.
Dan memang kalimat itu sengaja aku buat guyonan.
Tapi kli ini serius.
Kalimat "aku dimana? Adalah sebuah pertanyaan mendasar yang perlu di jawab.
Pertanyaan tentang eksistensi kita sebagai manusia.
Dan juga termasuk kalimat "aku siapa?
Sebenarnya ini udah mnjd pertanyaan yg klasik.
Akan tetapi, mungkin kita perlu untuk menanyakan kembali.
Teman ku pernah mengatakan kepada ku.
"Aku kok merasa kosong yah?
Dan aku pun pernah tertawa, bahkan terbahak bahak, namun, kosong.
Kekosongan itu aneh. Ia tidak selalu datang bersama kesedihan. Kadang tetap bisa tertawa, bercanda, bahkan terlihat baik-baik saja.
Kayak2 ada sesuatu yang hilang, tapi tak mampu menyebutkan apa.
Barangkali kekosongan itu lahir karena kehilangan makna hidup. Menjalani hari demi hari, menyelesaikan rutinitas, memenuhi tuntutan, tapi lupa bertanya, untuk apa semua ini?
Atau mungkin karena kehilangan arah? tak tahu ke mana tujuan akhirnya. Seperti berjalan jauh tanpa maps, hanya mengandalkan kebiasaan.
Akhirnya jalan2 hehe, gak nyampe2.
Dan juga kekosongan itu lahir dari sebuah keinginan yg telah tercapai.
Namun setelah mendapatkan nya, timbul pertanyaan, sekarang apa?
Gimana? Pernah merasa kosong?
Kosong adalah isi, isi adalah kampus di Jogja haha
Penulis : Rendy Afriansyah
Editor : Hafida Hakimatul Khoiriyah

0 Komentar