Tiga Rayon Ushuluddin Gelar SANGGAM, Jadikan Olahraga Wadah Kolaborasi Mahasiswa

Dokumentasi Kegiatan Sanggam

KEDIRI – Dalam upaya memperkuat rasa persaudaraan dan mengembangkan potensi diri, mahasiswa dari lingkup Rayon Se-Ushuluddin sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk “SANGGAM”. Acara yang memadukan unsur olahraga dan pengembangan diri ini dilaksanakan di Gedung Spekta, Kota Kediri, pada Selasa (23/12/2025).


Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 18.00 WIB ini diikuti oleh puluhan anggota rayon, di antaranya Rayon Aufklarung, Rayon Abraham, dan Rayon Aksatriya. Pemilihan lokasi di Gedung Spekta dinilai sangat strategis untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian acara.


Ketua panitia pelaksana, M. Nazril Yahya, menyampaikan bahwa latar belakang kegiatan ini adalah untuk merespon kebutuhan akan solidaritas di tengah dinamika organisasi. Menurutnya, acara ini dirancang sebagai wadah yang kompetitif namun tetap mengedepankan kebersamaan.


“Tema SANGGAM sendiri merupakan akronim dari Sarana Menggali Minat dan Bakat. Kami ingin peserta menyadari pentingnya kolaborasi dan tanggung jawab bersama untuk mencapai tujuan kolektif maupun individu,” ujar Nazril dalam keterangannya.


Rangkaian acara diisi dengan pertandingan badminton bersama yang diikuti dengan suasana penuh kegembiraan. Selain aspek fisik, kegiatan ini bertujuan membangun sikap aktif dan produktif agar para peserta dapat berkontribusi positif bagi organisasi ke depannya.


Tanggapan positif mengalir dari para peserta dan pihak terkait. Meskipun berlangsung singkat selama tiga jam, acara dinilai berjalan sangat lancar dan mampu memberikan pengalaman serta wawasan baru yang bermanfaat.


Pasca kegiatan ini, panitia berharap para peserta tidak hanya sekadar berolahraga, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai sportivitas dan kerjasama dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik semangat untuk menjaga keberlanjutan program serupa di masa mendatang.


Penulis: M. Nazril Yahya, Hafida Hakimatul Khoiriyah.

Editor: Hafida Hakimatul Khoiriyah 

0 Komentar