Dokumentasi Kajian Al-Kindi
Kediri – Divisi Intelektual Rayon Ushuluddin sukses menyelenggarakan diskusi filosofis intensif dengan mengkaji pemikiran Al-Kindi mengenai filsafat agama. Acara yang merupakan bagian dari program kerja yang digelar pada hari Minggu, 7 Desember 2025, bertempat di Rayon Ushuluddin dan berlangsung selama dua jam.
Muh. Alifu Daffa, salah satu narasumber, menjelaskan bahwa latar belakang utama kegiatan ini adalah untuk menunaikan program kerja Divisi Intelektual. Sementara tujuan spesifik yang ingin dicapai adalah memberikan pemahaman yang mendalam kepada peserta mengenai filsafat agama yang dikembangkan dari pemikiran Al-Kindi.
"Kami mengusung tema 'Akal dan Agama dalam pandangan Al-Kindi'," ujar Alifu Daffaa. "Makna yang terkandung di dalamnya sangat krusial, yakni tentang integritas antara akal dengan agama. Diskusi ini berusaha menjembatani pemahaman bahwa keduanya, akal dan wahyu, bukanlah dua hal yang kontradiktif melainkan dapat saling mendukung."
Acara ini dihadiri oleh beberapa anggota dan pengurus Rayon, termasuk Rijal, Alif, Burhan, dan Teti. Selama dua jam penuh, kegiatan diisi dengan dua agenda utama, yaitu penjelasan mendalam mengenai pemikiran Al-Kindi yang dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif untuk membedah lebih lanjut gagasan-gagasan filosofisnya.
Mengenai hasil dan dampak acara, Muh. Alifu Daffaa menyatakan tanggapan yang sangat memuaskan dari seluruh peserta.
"Harapan terbesar kami setelah acara ini adalah agar para anggota dan pengurus Rayon memiliki kemampuan untuk mengkorelasikan antara pemahaman yang berasal dari akal dan dari wahyu. Dengan begitu, mereka dapat melihat kesatuan epistemologis yang ditawarkan oleh Al-Kindi dalam membangun kerangka berpikir keagamaan yang rasional dan kokoh," tutupnya.
Penulis : Muh. Alifu Daffa, Hafida Hakimatul Khoiriyah
Editor : Hafida Hakimatul Khoiriyah
.jpg)
0 Komentar