Fokus Isu Keagamaan Spesifik, KOPRI Rayon Abraham Diskusi Fikih Perempuan di Temu Ngopi

Dokumentasi Kajian Kopri 


KEDIRI – Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (KOPRI) Rayon Abraham mengadakan diskusi kajian serius bertajuk “Fikih Perempuan” pada Jumat sore (12/12). Diskusi yang bertujuan mengupas tuntas isu-isu keagamaan spesifik perempuan ini dilaksanakan di Temu Ngopi mulai pukul 16.00 hingga menjelang magrib.


Diskusi ini pemantik salah satu kader Abraham yakni Faiq, pada kajian keislaman, dan menarik perhatian sejumlah anggota KOPRI dan kader PMII Rayon Abraham.


Poin Penting Diskusi dalam sesi yang berlangsung interaktif selama dua jam tersebut, beberapa topik kunci yang berkaitan erat dengan kehidupan dan hukum ibadah perempuan dibahas secara mendalam, yakni meliputi:


Batasan Suci Ketika Haid yakni Pembahasan mengenai durasi minimal dan maksimal suci di antara dua masa haid, yang penting untuk menentukan sah atau tidaknya ibadah.


Macam-macam Darah Haid yakni Klarifikasi mengenai jenis-jenis darah yang keluar, seperti darah haid, istihadhah (darah penyakit), dan nifas, serta implikasinya terhadap kewajiban syariat.


Pandangan Fikih tentang Aborsi: Telaah kritis mengenai hukum aborsi dari perspektif syariat Islam, termasuk kondisi-kondisi pengecualian dan batasan etika.


Acara ini dihadiri dan diikuti secara aktif oleh beberapa kader, termasuk Hafida, Vyna, Faza, Cindi, Ragib, Daffa, Aliya, Aceng, Alfin, Tohir,  Rouf, Bila, Aulia, Agam, Peni, Candi. Partisipasi mereka menunjukkan tingginya minat kader PMII Rayon Abraham terhadap literasi keagamaan, khususnya yang menyangkut isu perempuan.


Diskusi ditutup dengan kesimpulan bahwa pemahaman mendalam mengenai fikih perempuan adalah krusial bagi setiap Muslimah untuk menjalankan ibadah dan peran sosialnya dengan benar sesuai tuntunan agama.


Penulis : Hafida Hakimatul Khoiriyah

Editor: Hafida Hakimatul Khoiriyah 

0 Komentar